Articles Comments

shaleholic [dot] com » Archive

Tik Menit berganti jam1 jamtik… tik… tik2 jamtik… tik… tik3 jamtik…tik…tikdan terus… tik… tik… ku duduk di depanmumelihat asap nikotin melayangmenunggu goresan penapada kertas yang ku berikantapi kau selalu berkataada uang makanaku bingung tak mengertiapa kau lapar belum makanku lihat perutmu buncitbadanmu kalahkan sapiaku bingung tak mengertiku tunggu terus ku tunggugoresan pena pada kertaskunamun tak pernah ada goresanapa karena kau belum makanlapar jadi tak mauBanjarmasin, 2007.Ku persembahkan buat temanku SENDIRI LAGI DudukTermenungMengkhayalSendirianTemanku telah pergiMenjauh entah kenapaApa lacur dan dosakuHingga tak ada lagi cerita darimuUntukkuHatikuDan hidupkuOrang ketigaMelihatmuMengenalmuDan merebutmuDarikuDan ceritakuTapi tak apaAsal kau BahagiaAku pun bahagiaPergilah yang jauhAku takkan menangisTakkan bersedihKau selalu ku kenangKau teman terbaikYang pernah ku milikiSemoga kau bahagiaKandangan, 2007. TIDURMata terpejamSenyum mengembangTidurmu begitu tenangTak ada ngorok tak ada ngigauHanya menelentangBerselimut kain putihBanjarmasin, 2007.MODEL JALANAN Berlenggang lenggokDi atas trotoarBergaya bak modelMemamerkan bajuSetiap mobil lewatSelalu ada kata … Read entire article »

Filed under: Papan Tulisku

HUTAN Rambutku dulu hijauSekarang jadi coklatTerbakar merah menyalaMengeluarkan asap hitamNapasku tinggal setengahTubuhku tersisa tulangMereka memang kanibalMemakanku dengan rakusSeakan aku miliknyaMemotongku, menarikku dengan paksaMembuangku dengan tertawaMembiarkanku mengalir sepiHanya berteman arwana Banjarmasin, 2007 TERBALIK Atas jadi bawahBawah jadi atasBaik jadi burukBuruk jadi baikPenjahat ingin jadi pejabatPejabat malah jadi penjahatBinatang ingin jadi manusiaManusia malah jadi binatang Karena nurani jadi nafsu Banjarmasin, 2007SUBUH Embun bercampur airAngin menyusuri jalanKabut berselimut asapBurung bernyanyi bersahutanMentari belum di singgasananyaSunyi, sepi, bersahajaTerdengar alunan ayat cintaMenyanjung sang penciptaAzan telah bergemaMenembus tirai mimpiMenggetar jiwa yang suciUntuk bersujud dan berdoaMemohon ampun pada-Nya Banjarmasin, 2007 NIAT Bulan ampunan telah tibaBerbondong meminta belas-NyaPutih hitam sama rataBersujud dan menangis di hadapan-NyaRaga begitu samaTertutup tak terlihat dosaHanya hati tak tertebakKesungguhan atau kepuraan Bulan bahagia datang menyapaBerbondong merayakan kemenanganPutih hitam masih samaBersujud dan menangis di hadapan-NyaRaga tak lagi samaAda tertutup tak terlihat dosaAda tertutup tapi telanjangHati telah … Read entire article »

Filed under: Papan Tulisku

HUTAN Rambutku dulu hijauSekarang jadi coklatTerbakar merah menyalaMengeluarkan asap hitamNapasku tinggal setengahTubuhku tersisa tulangMereka memang kanibalMemakanku dengan rakusSeakan aku miliknyaMemotongku, menarikku dengan paksaMembuangku dengan tertawaMembiarkanku mengalir sepiHanya berteman arwana Banjarmasin, 2007 TERBALIK Atas jadi bawahBawah jadi atasBaik jadi burukBuruk jadi baikPenjahat ingin jadi pejabatPejabat malah jadi penjahatBinatang ingin jadi manusiaManusia malah jadi binatang Karena nurani jadi nafsu Banjarmasin, 2007SUBUH Embun bercampur airAngin menyusuri jalanKabut berselimut asapBurung bernyanyi bersahutanMentari belum di singgasananyaSunyi, sepi, bersahajaTerdengar alunan ayat cintaMenyanjung sang penciptaAzan telah bergemaMenembus tirai mimpiMenggetar jiwa yang suciUntuk bersujud dan berdoaMemohon ampun pada-Nya Banjarmasin, 2007 NIAT Bulan ampunan telah tibaBerbondong meminta belas-NyaPutih hitam sama rataBersujud dan menangis di hadapan-NyaRaga begitu samaTertutup tak terlihat dosaHanya hati tak tertebakKesungguhan atau kepuraan Bulan bahagia datang menyapaBerbondong merayakan kemenanganPutih hitam masih samaBersujud dan menangis di hadapan-NyaRaga tak lagi samaAda tertutup tak terlihat dosaAda tertutup tapi telanjangHati telah … Read entire article »

Filed under: Papan Tulisku

PAHLAWAN BELUM BERAKHIR

Hari pahlawan mungkin sebentar lagi jadi tidak ada salahnya kalau kita mengingatnya lebih dulu. Pahlawan adalah mereka yang telah memperjuangkan kemerdekaan bagi negeri ini dengan mengorbankan jiwa, raga dan harta serta air mata. Mereka berjuang tanpa rasa pamrih. Tak pernah terlintas dalam pikiran mereka untuk suatu saat minta diberi gelar pahlawan. Mungkin yang terlintas dalam benak mereka hanya bagaimana supaya negeri ini terbebas dari penjajahan dan anak cucu mereka bisa menikmati hidup yang damai, jauh dari desingan peluru, ledakan bom. Pahlawan sebelum kemerdekaanBanyak sekali para pahlawan sebelum era kemerdekaan yang tak mungkin bisa ditulis satu persatu dalam tulisan ini namun ada misalnya, Pangeran Antasari, Pangeran Diponegero, Teuku Umar, Cut Nyak Dien, Kartini, Dewi Sartika, dll. Orang-orang yang berjuang sebelum kemerdekaan adalah putra-putri pemberani yang dimiliki negeri ini. Mereka ikhlas berjuang melawan … Read entire article »

Filed under: CoretanKu

BANGGAKAH KITA JADI URANG BANJAR

Saya pernah baca salah satu judul buku yang judulnya Aku Bangga Jadi Urang Banjar (maaf kepada penulisnya karena saya lupa namanya jadi tidak bisa menyebutkan namanya). Di sana tertulis orang Banjar bangga dengan bahasa dan budayanya, tapi benarkah itu? Bahasa Banjar adalah bahasa yang dipergunakan oleh suku Banjar. Yang secara geografis mendiami hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Bahasa Banjar sendiri terbagi atas dua dialek besar yaitu:1. Dialek Banjar Kuala, yang umumnya dipakai penduduk sekitar kota Banjarmasin, Martapura, dan Pelaihari.2. Dialek Banjar Hulu, yang umumnya dipakai penduduk di daerah Hulu Sungai yaitu Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, serta Tabalong. Dari penjelasan diatas, bahasa Banjar begitu besar pengaruhnya di wilayah Kalimantan Selatan minus Pulau Laut (Kotabaru) namun terkadang mereka tidak bangga dengan bahasanya … Read entire article »

Filed under: CoretanKu

PARADOKS BUDAYA ORANG BANJAR

Tulisan ini saya persembahan untuk mereka yang sedang mengikuti Kongres Budaya Banjar. Saya adalah urang Banjar asli yang dilahirkan di Banjarmasin. Saya sering baca tentang budaya Banjar yang ”katanya” relegius yang kemudian ”diamini” dengan adanya sebuah kota yang berjuluk serambi makkah. Namun saya merasa itu hanya gelar yang mulai ”usang”. Kita bisa lihat berbagai pertentangan kenyataan dengan ”gelar” itu. Urang Banjar yang mengatakan dirinya agamis pasti tahu bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman tapi sudahkah mereka mengamalkannya. Kita bisa melihat hal-hal bertentangan dengan itu. Misalnya kebersihan sungai. Kita tahu bahwa sungai begitu penting dalam kehidupan urang Banjar teruatama urang yang berdiam di ”pesisir” sungai (diberi kata pesisir karena ada nama pantai jodoh walaupun dipaksakan). Saya pernah melihat dan juga mengalaminya, waktu itu saya mau berwudu di jamban di daerah hulu … Read entire article »

Filed under: CoretanKu

CARA PENULISAN KATA A. KATA DASAR Kata yang berupa dasar ditulis sebagai satu kesatuan.Misalnya:Ibu percaya bahwa engkau tahu.Kantor pajak penuh sesak.Buku itu sangat tebal. B. KATA TURUNAN 1. Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya.Misalnya:Bergeletar, dikelola, penetapan, menengok, mempermainkan 2. Jika bentuk dasar berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya.Misalnya:Bertepuk tangan, garis bawahi, sebar luaskan 3. Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.Misalnya:Menggarisbawahi, menyebarluaskan, dilipatgandakan, penghancurleburan. 4. Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu ditulis serangkai.Misalnya:Adipati, aerodinamika, antarkota, ekstrakurikuler, narapidana, reinkarnasi, transmigrasi Catatan:1. Jika bentuk terikat diikuti oleh kata yang … Read entire article »

Filed under: CoretanKu

CARA PENULISAN KATA A. KATA DASAR Kata yang berupa dasar ditulis sebagai satu kesatuan.Misalnya:Ibu percaya bahwa engkau tahu.Kantor pajak penuh sesak.Buku itu sangat tebal. B. KATA TURUNAN 1. Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya.Misalnya:Bergeletar, dikelola, penetapan, menengok, mempermainkan 2. Jika bentuk dasar berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya.Misalnya:Bertepuk tangan, garis bawahi, sebar luaskan 3. Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.Misalnya:Menggarisbawahi, menyebarluaskan, dilipatgandakan, penghancurleburan. 4. Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu ditulis serangkai.Misalnya:Adipati, aerodinamika, antarkota, ekstrakurikuler, narapidana, reinkarnasi, transmigrasi Catatan:1. Jika bentuk terikat diikuti oleh kata yang … Read entire article »

Filed under: CoretanKu