Dalam berbagai bidang kehidupan misalnya ekonomi, musik, film dan pendidikan budaya plagiat dianggap sebagai hal yang lumrah. Tanpa perasaan bersalah mereka telah mengambil hak orang lain mereka dengan santai menjiplak ketika ide kreativitas itu hilang.
Selain dalam bidang itu, penjiplakan juga terjadi dalam gaya hidup. Begitu banyak orang yang menjiplak gaya hidup orang yang digemarinya bahkan mereka rela merubah hidupnya mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki (panjang sekali…hehehe).
Dan akhirnya aku juga mengaku kalau aku seorang penjiplak namun bukan dalam hal pendidikan, musik, atau ekonomi namun yang pasti aku berusaha menjiplak hidup seseorang yang merupakan suri teladan bagi semua umat manusia. Ya, aku berusaha untuk menjiplak hidupnya Nabi Muhammad SAW.
Bukankah dalam firman Allah SWT. berbunyi:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswatun hasanah (suri teladan) yang baik bagimu…” (QS. Al Ahzab: 21)
Karena firman itulah aku termotivasi untuk meniru perilaku hidup Nabi Muhammad SAW walaupun itu sulit namun aku harus berusaha walau mungkin tidak terlalu mirip karena setiap orang diciptakan berbeda-beda.
Mudah2an saya juga dapat menjadi plagiat perilaku nabi Muhammad SAW! Amin!
Reply
4:28 pm
saya pikir meniru perilaku orang untuk menjadikan diri kita lebih baik adalah perbuatan mulia.
Sedangkan meniru pendapat orang lain tanpa mencantumkan identitas orang yg mempunyai ide adalah perbuatan yg tercela = Mencuri
Jadi kesimpulannya :
MENIRU PERILAKU TIDAK SAMA DENGAN MENCURI PENDAPAT ORANG.
At least Semoga bisa menjadi orang yg lebih baik. amin