
Indonesia adalah negara yang besar, baik itu besar karena wilayahnya atau penduduknya. Selain negara besar Indonesia juga adalah sebah negara kaya, baik kaya akan alamnya atau budayanya. Hampir setiap jengkal tanah dan air Indonesia mempunyai kekayaan mulai dari minyak, emas hingga gas alam. Budayanya juga begitu banyak karena banyaknya suku yang mendiami negeri ini walaupun mereka terpisah-pisah oleh selat, laut dan pulau namun mereka tetap satu jua sesuai semboyan negeri ini Bhinneka Tunggal Ika yang berarti Berbeda-beda tetapi tetap satu.
Di tengah kebanggaannya sebagai bangsa yang besar dan kaya ternyata Indonesia dikelilingi oleh “tetangga” yang usil seperti Singapura, Malaysia, Timor Leste dan Australia. Keusilan para tetangga inipun beraneka ragam, mulai dari Singapura yang suka melindungi para koruptor Indonesia, membeli pasir ilegal dari Indonesia untuk melaksanakan reklamasi pantai yang pada akhirnya wilayah negaranya meluas hingga memasuki batas teritorial Indonesia. Malaysia lebih parah lagi (katanya tetangga yang serumpun tapi menikam dari belakang) mulai dari pencaplokan wilayah (kita bisa ingat pulau Sipadan dan Ligitan kemudian Ambalat), kemudian budaya, terus penyiksaan terhadap para TKI (Pelaku jarang dihukum malah TKI yang jadi korban yang sering dihukum). Timor Leste (bekas provinsi ke 27 di Indonesia yang kemudian merdeka lewat referendum pada jaman Presiden habibie) juga mulai berulah dengan mengatakan Indonesia terlibat dalam penembakan presiden mereka Jose Ramos Horta (walaupun pada akhirnya direvisi dengan hanya mengatakan oknum Indonesia). Terakhir, Australia negara yang suka ikut campur dalam urusan dalam negeri kita bahkan sering melakukan perbuatan kontroversi dengan memberikan suaka politik.
Negara ini sudah seharusnya sadar kenapa kita sering “dipermainkan para tetangga”. Itu semua karena kita tidak bisa mandiri baik dari segi ekonomi maupun pertahanan. Sudah saatnya kita bangkit dari keterpurukan ini. Mari jadikan 100 tahun Kebangkitan Nasional dan 10 tahun Reformasi sebagai tonggak kebangkitan kita sesuai slogan yang dicanangkan pemerintah yaitu Indonesia Bisa. Jangan sampai acara Kebangkitan Nasional yang dihadiri sekitar 100.000 orang hanya sekedar acara peringatan saja tanpa ada bukti. Mari kita buktikan kalau Indonesia bisa.
Indonesia
Bangsaku
Tanah airku
Dan bahasaku
Mari bangkit bersama
6:18 pm
yuHuuu cayOoo cemangtTt doooZo,pasti isa kok…kita mulai dari diri kita sendiri yUkkk ^^::^^