Masa lalu memang tak mungkin lagi terulang karena waktu tak berjalan mundur. Setiap detik akan menjadi sejarah dalam kehidupan karena itu perbuatan baik dan buruk seseorang pasti akan teringat. Masa lalu tidak bisa dirubah tapi bisa diperbaiki di masa depan walaupun tidak semua orang mau menerimanya. Bahkan tobatpun masih diragukan orang hanya karena masa lalu yang kelam. Masa lalu sering dijadikan bahan dalam melihat kehidupan orang.
Dunia ini hanya untuk sementara karena kita pasti akan meninggalkannya. Kita pun akhirnya mendapat gelar melebihi gelar apapun yaitu Almarhum(ah). Karena itu janganlah sering mengungkit-ngungkit masa lalu buruk seseorang karena kita sendiri belum tentu lebih baik dari mereka. Masa lalu yang buruk belum tentu buruk di masa depan karena bisa saja ia mengalami hidayah dan akhirnya ia bertobat begitu juga sebaliknya orang yang baik di masa lalu belum tentu baik di masa depan. Bukankah kita pernah mendengar penjahat jadi ustadz dan ustadz jadi penjahat. Itu membuktikan masa lalu tidak selalu berpengaruh di masa depan.
Masa itu telah lalu. Biarkan masa itu menjadi cerita kenangan, nasehat dan pelajaran. Masa depan memang berpijak dari masa lalu namun kita bisa merubahnya. Sudah saatnya kita menatap ke depan dengan penuh semangat tanpa harus ditekan masa lalu. Ayo bangkit dan berubahlah mejadi lebih baik dari masa ke masa.
Bener tuh kata Rizki, anak ABG kok bijaksana juga ya.. he he he
ReplyBener tuh kata Rizki, anak ABG kok bijaksana juga ya.. he he he
Replysetuju…u’r life is today…bagaimanapun masa lalu tidak pernah bisa kemabali dan masa depan masih menjadi mysteri. today…do the best 4 everything u do
Replymasa lalu biarlah berlalu apaadanya..sesakit apapun itu ^^ yg terpenting sekarang gimana tuk lbh baik N ga’ ulang kejadian di masa lalu..(hal yg buruk maksudku)N lbh mengalami sakit hari Ini dr pada eSok cayOoo…ttp semangtTt ^^ masa depan jauh lbh menentukan.
ReplyYah kadang aku nyesal kok gk memanfaatkan masa laluku dgn baek ya
ReplyYup, masa lalu memang bisa menjerat kita semakin terpuruk.
Bener deh ! buang sedalam mungkin masa lalu yg gak menyenangkan (pengalaman pribadi sih), soalnya lebih byk membuat kita pesimis.
Palagi, di bukunya LA TAHZAN juga menganjurkan selalu menapak pada apa yg sedang kita lakukan. Bukan apa yg sudah dan akan kita lakukan.
Maju terus pantang mundur !
Reply
9:42 am
Boleh mengingat masa lalu dalam konteks memperbaiki untuk kearah yang lebih baik