Home » CoretanKu » Warisan Itu Bernama Cerita

Warisan Itu Bernama Cerita

Malam itu sang nenek sedang bercerita kepada cucunya mengenai kampung yang ditempatinya.

“ Cucuku dulu di sekitar rumah kita ada sungai, sawah dan hutan yang luas.”

“ Sekarang masih ada ga nek?”

“ Sudah tidak ada lagi! Sungainya telah ditutup untuk membangun jalan dan ruko, sawah telah dirubah menjadi perumahan mewah sedangkan hutan dirubah menjadi gedung-gedung pencakar langit.”

“Berarti dulu itu masih nyaman ya Nek.”

“Iya, udaranya bersih, suasana tenang. Selain sungai, sawah dan hutan. Kampung kita ini dulu ada kesenian kuda lumping, madihin, mamanda dan banyak kesenian lainnya. Biasanya digelar ketika ada acara misalnya kawinan.

“Sekarang udah ga ada lagi juga ya nek.”

“Nenek tidak tahu tapi bisa saja juga sudah hilang karena sekarang nenek sudah jarang melihatnya.”

“Selain itu apalagi yang ada di kampung ini Nek?”

“Kamu sudah pernah baca buku tentang hewan?”

“Sudah nek.”

“Ayo coba sebutkan yang kamu ingat.”

“Orangutan, harimau, gajah, burung kakaktua…eee…lupa Ne, Cuma itu yang anang ingat”

“Semua binatang itu pernah hidup di hutan dekat kampung kita. Sayang, semuanya sudah punah karena hutannya ditebang dan digunduli yang berakibat habitat hewan itu musnah”

“Yaaa. Berarti anang ga bisa menemukan semua yang nenek ceritakan dong?”

“Iya. Karena semuanya sudah tidak ada lagi. Lagipula itu cerita neneknya nenek juga. Nenek sendiri juga tidak pernah melihat”

“Berarti kita sama dong Ne”

“hahahaha” (mereka berdua tertawa)

Itu hanyalah sekedar cerita yang entah siapa diantara kita yang akan bercerita seperti itu suatu saat nanti. Semoga saja kita tidak menemui saat seperti itu.

Hanya seorang guru di pinggiran Kalimantan Selatan tepatnya di kecamatan Daha Selatan, Kab. Hulu Sungai Selatan. Untuk mengenal atau pasang iklan di blog ini silakan kirim email ke shaleh_1986@yahoo.com

Tulisan Sebelumnya
«
Tulisan Selanjutnya
»

26 Komentar "Warisan Itu Bernama Cerita"


  1. sarie says:

    cerita yang lucu, say…:))

  2. masenchipz says:

    =))

  3. Eucalyptus says:

    Bener juga ya, suatu saat pada kemana tuh semua? Cuman warisan cerita aja ya

  4. Iwan Andriawan says:

    dulu mas, dikampungku …
    aku mancing ikan cukup dari jendela rumah
    atau disawah belakang rumahku
    tapi sekarang …
    ikan sdh gak sudi lagi berenang atau tinggal disana
    kenapa?
    karena airnya sdh begitu dangkalnya
    trus anak2 mereka yg msh kecil2
    ditangkap dg semena2 untuk dimakan
    tanpa memberi kesempatan kpd mereka
    untuk lebih lama menikmati hidup
    sampai pada saatnya tiba …
    begitulah sekarang,
    siapa yg disalahkan
    siapa yg patut disalahkan
    coba bertanya pada diri sendiri
    tapi tdk ditemukan jawaban yg pasti
    jadi …. jawabanya ada dimana dan pada siapa?

  5. Ani says:

    Jadi teringat kampung halaman, di saat aku masih kecil dulu, di mana keadaannya sangat jauh berbeda dari sekarang…

  6. laporan says:

    Tiwas baca serius, ketipu

  7. Kristina Dian Safitry says:

    jadi ingat masa kecil sebelom bobok,hi..hi..

  8. Tony says:

    =)) ketipu aku mas =))

  9. qanaahsholihah says:

    tapi eniwei, bercerita sebelum bobok itu bisa mengasah sisi kepekaan jiwa sang anak lho. Aku jadi teringat, adikku yang paling kecil sering banget diceritakan sama ayahku, wah, dia pinter banget kalo soal mencerita, bikin cerpen dll. gk mesti jdi penghafal dongeng, sebenrnya cerita apa aja selain mengandung sisi moral. intinya menjalin komunikasi. senang juga bisa bercerita dan tertawa ,melihat keakraban cucu dan nenek. :) itu kisah asli y mas??:)

  10. uNieQ says:

    =)) skg cc udah kaya gitu lho sama adek² cc.. klo lewat jalan ini, pasti cc udah mule mendongeng, dulu di jalan ini qt masih bisa liat sawah, eh skg malah gedung tinggi.. jaman begitu cepat berubah.. gmn 10 tahun yang akan datang ya?? macam mana generasi qt yang akan datang??

  11. nita says:

    bisa saja tanaman dan hewan pada akhirnya cuma tinggal cerita di bumi masa depan. jika sudah begini sepertinya manusia pun bakalan punah

  12. Masciput says:

    ya terkadang perubahan itu membawa kita kearah yang tidak bersahabat dengan alam! dan seharusnya kita menjaga alam disekitar kita!

  13. ririn says:

    :D iya yahh,, gimana dong caranya melihara sungai? ~x(

  14. Rita says:

    Khikhikhi…. ..:)) Ngakak ku td semata2 krna lucu dnger crita turun temurun dari nenek….
    Kendatipun menginginkan suasana alam yang natural, kebutuhan memaksa orang untuk melakukan perubahan.Kehidupan modern yang sesuai dengan kehidupan masa kini. Buktinya orang berbondong2 kekota untuk mencari nafkah karena disana terdapat berbagai fasilitas yang membuat hidup lebih bermakna.

  15. Tony says:

    =)) =)) ga sanggup berkata lagi saking =))

  16. Mike.... says:

    neneknya gokil..

    pasti awet muda karena pinter bcanda..:)

  17. geLLy says:

    =)) gokil abiSZ…hahahaha masih ngakak aku shalEh..dr awal aku dach Serius =)) :) )

  18. Qorianiesme says:

    setuju dengan pendapat Mike:))

  19. Informative and precise…

    Its difficult to find informative and accurate info but here I found…

  20. Kitesurfing News…

    [...]just below, are some totally unrelated sites to ours, however, they are definitely worth checking out[...]…

  21. siker says:

    Links…

    [...]Sites of interest we have a link to[...]……

  22. Informative and precise…

    Its difficult to find informative and accurate information but here I noted…

  23. Duoderm CGF from the right Pharmacy…

    [...]I don’t acquire the linkback previously mentioned will be chatting about[...]…

  24. News info…

    I was reading the news and I saw this really interesting info…

  25. Just Browsing…

    While I was surfing yesterday I noticed a excellent post about…

  26. natural grasscloth wallpaper says:

    J. Kirk blog…

    while the sites we link to below are completely unrelated to ours, we think they are worth a read, so have…


Silahkan Tinggalkan Komentarnya





CommentLuv badge